Kadang aku kasihan dengan Si Pecandu sepi.
Hari-harinya hanya diisi dengan melihat handphonenya,
Bahkan hanya untuk men-scroll feed instagram atau hanya sekedar buka-tutup aplikasi chat, menunggu ada yang membahas topik untuk hari ini.
-
Kadang aku kasihan dengan Si Pecandu sepi.
Yang ia dengar bukan obrolan, candaan atau curhatan, cuma lagu-lagu favoritnya.
Bahkan ia lupa seperti apa bunyi notifikasi karena ia terlalu malas untuk mengganti nada notifikasi getarnya.
-
Kadang aku kasihan dengan Si Pecandu sepi,
Satu-satunya teman obrol yang abadi ialah dirinya sendiri.
-
Aku kasihan dengan Si Pecandu Sepi,
Aku kasihan ketika teman-temannya menyebut ia si Kesepian.
-
Aku kasihan.
Aku ingin menemaninya,
Tapi ia terlalu sibuk dengan sepinya bahkan mungkin ia lupa apa rasanya mempunyai manusia lain yang dapat diajak berkomunikasi.
-
Aku kasihan setiap ia melihat timeline sosial medianya.
Aku tahu ia iri.
Tapi, mau bagaimana lagi?
-
Ialah si Pecandu sepi.
Saturday, 11 June 2016
Si Pecandu Sepi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






No comments:
Post a Comment