Monday, 14 March 2016

Patah Hati yang Menyenangkan

1 comment:
 

When We Were Young - Adele

Ingat, saya punya satu folder tentang perasaan hati yang selalu dituangkan tiap malam.

Dari x sampai y, sampai saya pulang lagi pada x. Saya punya semua, dalam 3 tahun, di setiap harinya. Menulis itu baik, membuat seseorang tidak lupa dengan hal penting.
Dan berarti, seorang x adalah penting di hal ini.

Sudah terkumpul 148 memori. Berhenti pada angka 148, di tanggal 1 Januari 2016.

Saya sudah pernah mengagumi orang seperti x selama dua tahun, dan dua tahun bukan waktu yang cukup untuk kali ini. Beralih pada beberapa orang, dan akan kembali pada x. Entah kenapa.

Patah hati kali ini menyenangkan. Karena sejujurnya, bisa melihat x menemukan seseorang yang benar-benar nyata adalah kebahagiaan. Bagaimana bisa menyalahkan wanita itu saat ia membuat tersenyum x?
Seharusnya berterima kasih karena dari senyum itu, muncul juga senyum lain.

Melihat pemandangan itu benar-benar bahagia. Toples yang kosong rasanya diberi glitter warna-warni.

Sudah cukup untuk mengagumi dari dekat tapi dengan suara pelan. Saya sudah melepaskan segalanya, karena dalam waktu singkat, saya akan mulai lagi untuk sendiri.

Patah hati yang menyenangkan. Dari pertama melihatnya di samping kanan hari pertama kelas, di atas Bromo, di dalam foto-foto, sudah cukup.

Dari pertama, tugas kewirausahaan, berlanjut pada ulang tahun.

Bintang tidak perlu digapai, menikmati secara visual pun sudah indah.

Haha, bintang 5 akan selalu bersinar dan semoga saja tetap sama.

"Everybody loves the things you do,
From the way you talk to the way you move,
Everybody here is watching you,
Because you feel like home.
You're like a dream come true"

.
.
.

-Bintang 5, 
Est. 27 Desember 2013

1 comment:

 
© 2012. Design by Main-Blogger - Blogger Template and Blogging Stuff