Sudah bulan ke delapan. Sepertinya gue mulai menyadari beberapa hal.
Gue sadar, ternyata Jatuh Cinta adalah hal yang mengganggu gue. Jatuh cinta terkadang bisa membuat gue lupa diri.
Malah jatuh cinta kadang bisa membuat 'jiwa' gue yang lain. Kadang, jatuh cinta juga bisa membuat hal yang gue sukai menjadi gue benci karena ada sesuatu yang tersirat berkaitan dengan cinta lalu.
Jatuh cinta membuat gue menjadi suatu boneka yang digerakkan memakai baterai khusus; cinta.
Jatuh Cinta membuat gue trauma pada segala hal yang pernah dilewati saat cinta itu menghampiri.
Padahal, seharusnya jatuh cinta itu menyenangkan. Memang menyenangkan pada awalnya, tapu siapa yang tau akhir dari cerita?
Jatuh cinta membuat gue menjadi peramal dadakan atau profesor yang sering memvuat hipotesa akan keadaan. Menebak-nebak.
Jatuh cinta membuat kepercayaan gue pada dunia buyar begitu aja.
Jatuh cinta yang menguasai gue. Seharusnya tidak boleh.
Jatuh cinta membuat gue lemah. Seperti kutipan itu "Love is Weakness".
Jatuh cinta meninggikan ego gue menganggap hati adalah benda yang terkutuk. Menyalahkan perasaan.
Jatuh cinta membuat gue kejam dengan segala ucapan 'karma' yang menilai mereka akan berubah.
But.. What if.. Yang berubah adalah gue? Selama ini menganggap dan menunggu mereka berubah.
What if i'm a bad guy now?






No comments:
Post a Comment